
Mahakama.co.id – Bagus Susetyo yang kini menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim dan Ketua Umum DPD REI Kaltim sudah tak asing lagi di telinga warga Balikpapan.
Pria kelahiran Yogyakarta pada 24 Maret 1968 ini menyandang gelar sarjana Teknik Sipil dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan pernah bekerja di beberapa perusahaan nasional sebelum terjun ke dunia politik.
“Setelah lulus Fakultas Teknik Sipil UGM, kemudian saya bekerja di salah satu perusahaan konstruksi di Jakarta. Lalu, saya bekerja di Madiun Jatim, Banjarmasin Kalsel, Tarakan Kaltara, Bengkulu Sumatera serta terakhir di Bontang dan Samarinda,” kata Bagus.
Pada tahun 2000, Siti Kotijah ini memutuskan untuk mendesain ulang perusahaan lamanya dan membuka usaha mandiri agar bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya yang tinggal di Samarinda.
“Saya bekerja sendiri sebagai wirausaha di bidang konstruksi. Perusahaan kami banyak mengalami pasang surut akibat krisis moneter (krismon) tahun 1998 yang berlanjut hingga 2008. Namun kondisi itu semakin mengasah manajerial pribadi saya sebagai seorang wirausaha,” ujarnya.
Pada tahun 2010, ayah dari M Ghusti Rakha Pratama dan Rizqa Rahma Nurannisa ini memulai usaha bisnisnya di bidang properti.
“Ada perasaan dan pemikiran positif, sebab saya bisa menciptakan lapangan kerja baru untuk membuat kawasan perumahan,” jelasnya.
Bagus, seorang pengusaha properti, bertujuan untuk mempromosikan dan menarik wirausaha muda di sektor perumahan dan permukiman Kalimantan Timur.
“Karena saya sebagai pengembang akhirnya saya terpilih sebagai Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kaltim sejak 2017 hingga sekarang. Saya berharap Pemerintah Daerah bisa memahami bahwa perumahan salah satu solusi untuk menggerakkan ekonomi rakyat karena kebutuhan rumah masyarakat secara nasional saat ini mencapai 12,7 juta unit,” ujarnya.
Bagus yang menetap di Kalimantan Timur sejak 1997 ini tertarik pada dunia politik karena komitmennya terhadap pembangunan masyarakat melalui jalur politik.
“Karena sudah tinggal di Kaltim sejak 1997 saya merasa sudah menjadi bagian dari warga Kaltim. Media lokal setiap hari memperlihatkan kondisi dan situasi politik lokal akhirnya timbul keinginan saya untuk ikut memberikan sumbangsih pikiran dan tenaga untuk daerah ini, lalu saya memutuskan terjun ke dunia politik lewat Partai Gerindra Kaltim sejak tahun 2017,” terang Bagus. (Hms/Adv)