By admin
29.11.25

Borneo FC Bidik Kemenangan ke-12 Beruntun, Akankah Bali United Jadi Korban Selanjutnya?

Pertandingan Borneo FC melawan Bali United pada Minggu (30/11/2025) di Stadion Segiri Samarinda/Ilustrasi

MAHAKAM — Pemuncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, Borneo FC, bertekad melanjutkan rekor fantastis mereka saat menjamu Bali United pada pekan ke-14.

Laga big match ini dijadwalkan berlangsung di markas Pesut Etam, Stadion Segiri Samarinda, pada Minggu (30/11/2025) pukul 16.30 WITA.

Borneo FC saat ini memimpin klasemen dengan 33 poin sempurna dari 11 pertandingan, sebuah capaian luar biasa yang belum pernah ternoda kekalahan maupun hasil imbang.

Kemenangan 11 beruntun ini telah menorehkan rekor baru dalam sejarah kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Sebelumnya ada Persik Kediri dan PSM Makassar yang pernah menorehkan 9 kemenangan beruntun pada musim 2022/2023 lalu. 

Tantangan Serdadu Tridatu

Menghadapi Serdadu Tridatu, julukan Bali United, tentu bukan pekerjaan mudah. Meskipun saat ini Bali United berada di papan tengah klasemen (posisi 12 dengan 14 poin), mereka tetap tim dengan materi pemain berpengalaman dan memiliki sejarah panjang di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Namun, rekor Head to Head (H2H) secara historis sangat memihak Borneo FC. Hingga pekan ke-13, klub kebanggaan kota Samarinda itu masih tampil sempurna dengan catatan 11 kemenangan beruntun.

Apalagi di laga terakhir, Tim asuhan Fabio Lefundes ini sukses menundukkan Madura United FC dengan skor tipis 1-0 di kandang sendiri.

Pemain yang paling menonjol di Borneo FC saat ini yaitu, Mariano Peralta yang telah menciptakan sembilan gol dan empat assist. Ia masuk dalam jajaran pencetak gol terbanyak Super League di bawah Dalberto yang mencetak sepuluh gol. 

Duetnya bersama Juan Villa, di lini serang Borneo FC menjadi sandungan bagi tim-tim di Super League. Juan Villa saat ini telah mencetak dua gol dan enam assist, dua pemain tersebut telah memberikan kontribusi besar bagi performa apik Borneo FC hingga pekan ke-13. 

Sementara itu, Bali United tengah terseok-seok di papan tengah klasemen Super League. Ricky Fajrin dkk saat ini menempati posisi ke-12 dengan raihan empat belas poin dari dua belas pertandingan.

Di lima pertandingan terakhir, Serdadu Tridatu hanya mengemas satu kemenangan dan empat pertandingan lainnya berakhir dengan dua kekalahan dan dua hasil imbang. 

Bali United hanya berjarak 6 poin dari zona merah, ini menjadi alarm genting bagi skuad asuhan Johnny Jansen. Berbekal pemain-pemain yang berpengalaman di liga top Eropa, membuat tekanan akan terasa besar bagi tim asal pulau Dewata tersebut. 

Faktor Pemain Ke-12

Foto: Stadion Segiri Samarinda (Instagram/@borneofc.id)

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, berharap penuh pada dukungan penuh suporter, yang ia sebut sebagai “Pemain ke-12”.

Dukungan dari tribun Stadion Segiri dianggap Lefundes selalu menjadi faktor pembeda yang membuat Borneo FC bermain dengan mentalitas ekstra.

Pertandingan ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi kedua tim, karena sejumlah pemain muda mereka harus absen lantaran membela Timnas U-22 Indonesia di ajang SEA Games 2025.

Borneo FC harus kehilangan duo pemain belakang Rivaldo Pakpahan dan Alfharezi Buffon serta kiper Daffa Fasya. Sementara Bali United juga kehilangan tiga pemain mudanya, yakni bek tengah Kadek Arel, penyerang sayap Rahmat Arjuna dan striker Jens Raven.

Mampukah Borneo FC mempertahankan rekor sempurnanya dan mencatatkan kemenangan ke-12 beruntun? Atau justru Bali United yang akan menjadi tim pertama yang memberikan kekalahan bagi Pesut Etam di markas mereka? (*)

Penulis: Desy Alvionita
Editor: Amin

Trending