By admin
22.12.25

Rayakan Hari Ibu Tanpa Kado Mewah, Waktu Bersama Anak Jadi Pilihan Utama

Ternyata, bukan perhiasan atau kado mewah yang paling diinginkan Ibu di hari spesialnya./Ilustrasi

MAHAKAMA – Senyum tulus merekah di wajah para ibu saat menerima pelukan hangat dan ucapan terima kasih dari keluarga tercinta. Momen spesial ini menjadi pengingat betapa berharganya kasih sayang yang mengalir tanpa henti dalam setiap sudut rumah.

Hari Ibu diperingati sebagai momen untuk menghargai peran serta pengorbanan seorang ibu dalam keluarga. Lebih dari sekadar perayaan simbolik, hari ini menjadi waktu refleksi untuk menghadirkan perhatian yang sering terlewatkan. 

Para ibu memiliki beragam aktivitas favorit yang mencerminkan makna kebahagiaan versi mereka masing-masing. Berdasarkan survei YouGov, preferensi kegiatan para ibu menunjukkan pola yang sangat menarik dalam merayakan hari istimewa ini. Pengumpulan data dalam survei tersebut melibatkan 500 ibu di Amerika Serikat melalui platform YouGov Surveys: Self-serve pada 4 hingga 5 April 2025.

Kebersamaan Keluarga Menjadi Pilihan Utama Perayaan

Menghabiskan waktu bersama anak menjadi kegiatan paling favorit dengan persentase mencapai 61 persen. Angka ini menegaskan bahwa kedekatan emosional dengan buah hati merupakan perayaan paling bermakna bagi seorang ibu. 

Selain itu, pergi makan di luar juga menjadi pilihan populer yang dipilih oleh 38 persen publik. Di samping itu, sebanyak 35 persen responden lebih suka menghabiskan waktu santai di dalam rumah saja.

Faktanya, banyak ibu juga mengutamakan silaturahmi dengan keluarga besar dalam momen spesial ini. Sebanyak 33 persen responden memilih untuk menghabiskan waktu bersama ibu kandung dan kerabat lainnya.

Terdapat juga aktivitas yang bersifat personal seperti perawatan kecantikan hanya memiliki proporsi sebesar 18 persen. Angka yang sama juga terlihat pada pilihan untuk pergi mencari hiburan atau mengikuti kursus singkat.

Kebutuhan Istirahat dan Kedekatan Emosional

Data ini memberikan wawasan bahwa ibu sebenarnya merindukan waktu jeda dari rutinitas harian yang melelahkan. Namun demikian, mereka tetap memilih menghabiskan waktu luang tersebut bersama orang-orang terkasih daripada memanjakan diri sendiri. 

Pilihan menikmati waktu sendiri atau me-time hanya menarik minat 16 persen responden saja. Bahkan, pilihan untuk pergi berdua dengan pasangan tanpa gangguan anak berada di urutan terbawah dengan angka 7 persen.

Oleh karena itu, kebahagiaan ibu masih sangat terpaku pada kehadiran anak sebagai pusat dunianya. Meskipun butuh istirahat, para ibu merasa lebih berdaya saat bisa berbagi tawa dengan keluarga inti mereka. 

Tren ini menunjukkan bahwa perhatian sederhana dan kehadiran fisik jauh lebih berharga daripada hadiah mewah yang mahal. Namun, memberikan waktu bagi ibu untuk memanjakan diri juga tetap penting demi menjaga keseimbangan kesehatan mentalnya. (*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin

Trending