By admin
25.12.25

Nataru Tiba, 120 Juta Jiwa Berangkat: Mobil Pribadi Jadi Raja Jalanan

Sebanyak 119,5 juta orang atau 42% penduduk Indonesia diperkirakan bepergian selama Natal dan Tahun Baru 2025/2026./Jasa Marga

MAHAKAMA – Lonceng gereja mulai berdenting merdu dan lampu warna-warni mulai menghiasi sudut kota. Suasana hangat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) segera menyambut seluruh masyarakat di penghujung tahun ini.

Libur Natal dan Tahun Baru tidak hanya terkhusus untuk umat Kristiani. Banyak penduduk Indonesia telah merencanakan untuk mengisi waktu liburan Nataru ini. Hal ini dibuktikan dengan survei dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mencatat bahwa sebanyak 119,5 juta orang atau sekitar 42 persen penduduk Indonesia berencana melakukan perjalanan keluar kota selama libur Nataru 2025/2026.

Dari 42 persen responden tersebut, 21,28 persen atau sekitar 60,53 juta jiwa berencana melakukan perjalanan ke luar kota pada periode Natal dan Tahun Baru. Adapun 7,09 persen atau 20,17 juta jiwa hanya bepergian pada periode libur Natal. Lalu, 13,64 persen sisanya, yakni 38,8 juta jiwa, bepergian pada libur Tahun Baru.

Dominasi Mobil Pribadi dan Tujuan Favorit Wisatawan

Sekitar 42,78 persen wisatawan berencana bepergian menggunakan mobil pribadi. Angka ini menjadikannya moda transportasi utama untuk libur Nataru 2025/2026. Lebih lanjut, 18,41 persen responden berencana menggunakan sepeda motor. Dari data ini, terlihat bahwa transportasi pribadi menjadi pilihan utama penduduk yang ingin melakukan perjalanan.

Ada pula 8,17 persen yang memakai bus, 7,43 persen responden bepergian dengan mobil sewa, dan 6,39 persen dengan mobil travel. Angka ini menunjukkan bahwa layanan transportasi darat kolektif masih diminati oleh lebih dari 22 persen total responden.

Sementara itu, 3,57 persen responden akan menggunakan pesawat, 3,29 persen dengan kereta api jarak jauh, dan 3,14 persen dengan kapal penyeberangan. Kemudian, 2,2 persen memakai kapal laut, dan 1,93 persen dengan commuter line.

Terdapat tiga provinsi yang menjadi tujuan favorit untuk libur Nataru kali ini. Provinsi di Pulau Jawa mendominasi daftar tujuan tersebut. Jawa Tengah duduk di posisi pertama dengan prediksi 20,23 juta pergerakan selama libur Nataru 2025/2026. Di posisi kedua, ada Jawa Timur dengan 16,83 juta pergerakan. Urutan tiga besar ditutup oleh Jawa Barat dengan 16,61 juta pergerakan.

Ditinjau berdasarkan asal provinsi, mayoritas wisatawan berasal dari Jawa Barat dengan total 20,26 juta jiwa. Kemudian, Jawa Timur menyumbang 14,16 juta jiwa dan Jawa Tengah sebanyak 13,57 juta jiwa.

Adapun data ini diperoleh berdasarkan hasil survei dengan Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Komunikasi dan Digital, serta ragam akademisi.

Kesiapan Berlibur: Antisipasi Lonjakan Pengguna Jalan Darat

Data menunjukkan bahwa mobil pribadi menjadi pilihan utama wisatawan Nataru. Angka 42,78 persen menunjukkan bahwa faktor mobilitas dan biaya yang lebih murah mendorong masyarakat memilih transportasi darat pribadi. Apalagi, tiga destinasi utama, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, dapat ditempuh dengan mudah menggunakan jalur darat.

Oleh karena itu, pemerintah dan penyedia layanan perjalanan perlu menyiapkan posko dan tempat istirahat (rest area) yang memadai. Ini sangat penting mengingat lonjakan kendaraan pribadi.

Untuk memastikan perjalanan lancar, setiap wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi wajib melakukan persiapan total.

Pertama-tama, persiapan mobil perlu dilakukan secara menyeluruh. Pengemudi harus mengecek tekanan angin, keausan ban, rem, oli mesin, air radiator, serta seluruh sistem kelistrikan.

Kedua, persiapan diri dan penumpang harus menjadi prioritas. Pengemudi harus mendapatkan istirahat cukup, minimal 7 sampai 8 jam, sebelum berangkat. Jangan lupa siapkan dokumen seperti SIM dan STNK, serta obat-obatan pribadi dan P3K lengkap.

Ketiga, buatlah rencana perjalanan dan logistik yang matang. Pelajari rute, estimasi biaya tol, isi penuh bahan bakar, dan siapkan uang tunai serta saldo e-toll yang cukup. Membawa bekal ringan dan power bank juga sangat dianjurkan.

Terakhir, selama perjalanan, pengemudi wajib berhenti 30 menit setiap 3 sampai 4 jam di rest area. Jaga jarak aman dengan kendaraan lain dan tetap fokus.

Keselamatan perjalanan menjadi tanggung jawab bersama. Selamat merayakan Natal dan Tahun Baru.

(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin

Trending