MAHAKAMA — Dentuman drum membahana, raungan gitar listrik mengisi seluruh stadion, dan sorotan lampu kilat menerpa ribuan penonton. Suasana konser rock selalu memicu adrenalin. Energi masif inilah yang membuat genre rock tetap relevan dan dicintai lintas generasi, termasuk di Indonesia.
Genre musik rock sendiri merupakan perpaduan antara rhythm and blues serta musik country. Ciri khasnya terletak pada penggunaan gitar listrik yang dominan, bass, dan drum yang bertenaga.
Musik rock banyak penggemar karena mewakili tema kebebasan, pemberontakan, dan ekspresi diri yang jujur. Genre ini kemudian melahirkan banyak turunan, seperti hard rock, heavy metal, grunge, hingga punk.
Bon Jovi Pimpin Klasemen Unduhan


Berdasarkan data YouTube Charts, Bon Jovi menduduki peringkat pertama sebagai band classic rock terpopuler di Indonesia. Data ini menggunakan rentang waktu 17 Oktober 2024 hingga 17 Oktober 2025. Bon Jovi meraih 66,7 juta pendengar. Bahkan, Jakarta masuk dalam lima besar kota dengan jumlah pendengar Bon Jovi tertinggi di dunia, mencatat 13,4 juta pendengar.
Sepertinya rasa cinta penggemar classic rock di Indonesia kepada band satu ini belum juga sirna. Data tersebut mencatat Bon Jovi juga menjadi band rock klasik paling populer di Indonesia pada tahun 2022.
Menyusul di peringkat kedua, Guns N’ Roses meraih total 64,4 juta pendengar. Lagu terpopuler mereka setahun ke belakang adalah “November Rain,” kemudian “Sweet Child O’ Mine” menyusulnya.

Queen mengisi posisi ketiga dengan total 38,5 juta pendengar. Lagu “Bohemian Rhapsody” berada di daftar teratas lagu populer mereka.
Urutan keempat, Metallica. Mereka meraih 37,8 juta pendengar. Metallica sendiri pernah menggelar konser di Indonesia pada tahun 1993 dan 2013. Saat ini salah satu promotor sedang bernegosiasi keras untuk membawa band ini kembali konser di Indonesia di penghujung tahun 2025.

The Beatles, tentu saja masuk ke dalam daftar band rock klasik di Indonesia. Band rock asal Liverpool ini berada di peringkat lima besar. Mereka meraih 30,7 juta pendengar selama satu tahun belakangan.
Nirvana mengisi posisi berikutnya (25,8 juta pendengar), diikuti Aerosmith (16,4 juta pendengar), Eagles (14,8 juta pendengar), dan Deep Purple (10,5 juta pendengar). The Rolling Stones menutup sepuluh besar daftar musisi rock klasik paling populer di Indonesia dengan raihan 10,3 juta pendengar.

Dominasi band rock era 80-an dan 90-an yang bersifat hard rock dan glam rock terlihat jelas. Bon Jovi, Guns N’ Roses, dan Metallica mendominasi daftar teratas popularitas. Hal ini menunjukkan bahwa penikmat musik Indonesia memiliki preferensi kuat terhadap musik rock yang bernuansa stadium anthem dan energi yang besar.
Nostalgia dan Ekspresi Diri dalam Musik Rock Klasik
Di era di mana masyarakat Indonesia paling banyak menggemari musik pop, rock, khususnya classic rock, masih tetap populer di kalangan penikmat musik dalam negeri.
Penikmat musik di segala usia menggandrungi Classic rock tetap. Dilansir American Song Write (9/10/2023), Charles R. Cross, Charles R. Cross, jurnalis dan kritikus musik Amerika, menyebut nostalgia menular ke generasi muda. Hal ini menjadi salah satu alasan musik rock klasik tetap populer sampai sekarang. Anak-anak muda menemukan nilai-nilai yang mereka cari dari musik yang orang tua mereka dengarkan.
Data di atas menunjukkan bahwa di era digital ini, identitas rock klasik masih terus hidup. Genre yang biasa identik dengan tema kebebasan, pemberontakan dan ekspresi diri ini agaknya akan tetap populer termasuk di Indonesia. Popularitas ini akan bertahan selama nilai-nilai tersebut masih relevan di semua zaman, khususnya bagi anak muda yang mencari identitas dan ekspresi diri.(*)
Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin