MAHAKAMA – Melangkah ke dalam kabin pesawat berarti menyerahkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan kepada maskapai penerbangan. Pilihan maskapai yang tepat menentukan pengalaman di udara.
Oleh karena itu, untuk menikmati perjalanan udara yang benar-benar nyaman dan menyenangkan, memilih maskapai dengan layanan terbaik menjadi langkah yang sangat penting.
Setiap tahun, AirHelp mengumpulkan dan menganalisis data untuk membandingkan maskapai penerbangan terbesar dan paling disukai penumpang di dunia. Skor diberikan atas penilaian ketepatan waktu, opini pelanggan dan seberapa efisien maskapai memproses klaim kompensasi. Dengan rentang maksimal 10 poin, semakin tinggi skornya, maka semakin baik performa maskapai tersebut.
Qatar Airways Ungguli Maskapai Global

Qatar Airways berada pada peringkat pertama maskapai terbaik di dunia dengan skor sebesar 8,16. Ini bukan pertama kalinya Qatar Airways dinobatkan sebagai maskapai penerbangan terbaik di dunia. Para penumpang mengakui bahwa Qatar Airways memberikan pelayanan dan pengalaman yang luar biasa, terutama untuk perjalanan udara yang panjang.
Pada peringkat kedua, terdapat maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab, yaitu Etihad Airways dengan skor 8,07. Etihad Airways unggul dalam layanan dan komitmen mendukung keberlanjutan lingkungan.
Virgin Atlantic, maskapai penerbangan asal Inggris, menempati posisi ketiga. Terkenal dengan awak kabinnya yang hangat dan ramah, Virgin Atlantic mendapatkan skor sebesar 8,03.
Sementara itu, peringkat keempat diisi oleh maskapai penerbangan milik Australia, yaitu Qantas. Maskapai yang sering disebut Flying Kangaroo ini skornya mencapai 7,99.
Pada urutan kelima, terdapat KM Malta Airlines, salah satu maskapai terbaik di Eropa, dengan skor 7,85. Selisih tipis, Aeromexico berada pada posisi keenam dengan skor sebesar 7,84. Aeromexico diikuti oleh maskapai yang berbasis di Oman, Oman Air, dengan capaian skor 7,82.
Di peringkat berikutnya ada maskapai asal Arab Saudi yakni Saudia dengan skor 7,69. Pemeringkatan ditutup oleh Brussels Airlines dengan skor 7,66 dan LOT Polish Airlines asal Polandia sebesar 7,65.
Garuda Indonesia Unggul di Layanan, Kelemahan di Klaim
Sebagai perbandingan, maskapai nasional Garuda Indonesia menempati posisi 74 secara global dengan skor total 6,08. Rincian skor Garuda Indonesia menunjukkan adanya kontras yang mencolok dalam layanan.
Garuda Indonesia memiliki skor tinggi pada ketepatan waktu sebesar 8,2 dan opini pelanggan sebesar 8,6. Namun demikian, skor Garuda Indonesia anjlok pada aspek pemrosesan klaim kompensasi yang hanya mencapai 1,4.
Kontras ini menunjukkan bahwa meskipun maskapai ini disukai pelanggan dan tepat waktu, mereka sangat lambat dalam menyelesaikan proses klaim penumpang.
Tantangan Proses Klaim Maskapai Lokal
Data AirHelp menunjukkan maskapai Timur Tengah dan Eropa mendominasi peringkat teratas karena mampu menyeimbangkan ketepatan waktu dan kepuasan pelanggan, termasuk layanan purnajual.
Kasus Garuda Indonesia memperlihatkan masalah utama: meski opini pelanggan sangat tinggi (8,6), skor klaim kompensasi justru anjlok ke 1,4. Kualitas layanan di udara sebenarnya kuat, tetapi proses klaim yang lambat dan birokratis menekan skor total secara drastis. Perbaikan pada mekanisme klaim akan menjadi faktor penentu untuk meningkatkan posisi Garuda di level global. (*)
Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin