
Mahakama.co.id – Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), bekerja sama dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk memulihkan infrastruktur jalan yang rusak di Benua Etam.
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang, mengatakan, pemerintah pusat saat ini sedang melakukan penertiban beberapa jalan raya provinsi yang rusak.
“Kami tetap selalu memperjuangkan bagaimana infrastruktur di Kaltim bisa terbangun dengan baik,” ujar Veridiana sapaanya, Rabu (25/10/2023).
Veridiana menjelaskan, Provinsi Kaltim memiliki sekitar 1.500 kilometer jalan rusak yang perbaikannya dimulai pada tahun 2023 dengan anggaran Rp2 triliun. Proyek tersebut mencakup perbaikan Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan kawasan lainnya. Anggaran sebesar Rp8 triliun dikucurkan untuk pembangunan jalan di IKN Nusantara.
Veridiana juga mengoordinasikan perbaikan jalan dan pemeliharaan longsor di Jalan Anggana Samarinda yang saat ini sedang direnovasi.
“Kalau saya melihat itu, warga terdampak longsor di Jalan Anggana Samarinda sangat membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Itu sudah satu tahun (terjadi), baru mulai perbaikannya. Itu tidak boleh terulang lagi di tempat lain,” jelasnya.
Menurutnya, ruas jalan di Kecamatan Palaran dan Kecamatan Jalan Sambutan Samarinda masih dalam pengawasan untuk mencegah terjadinya kejadian yang merugikan masyarakat. (Hms/Adv)