By admin
02.12.25

Ronaldo Capai €1,29 Miliar: 10 Pesepak Bola Terkaya Dunia 2025

Cristiano Ronaldo resmi menembus €1,29 miliar, menjadikannya pesepak bola terkaya 2025 sekaligus atlet pertama yang berstatus miliarder menurut Sofascore dan Bloomberg./Getty

MAHAKAMA – Gemerlap lampu kota dan sorak sorai penonton kini tak lagi hanya jadi panggung prestasi. Kekayaan para bintang lapangan hijau menunjukkan skala baru.

Kekayaan pemain sepak bola meroket bukan hanya dari gaji klub. Sumber utama datang dari iklan, brand ambassador, hingga investasi pribadi. Tanggung jawab di luar lapangan ini turut meningkatkan net worth mereka.

Kekayaan Ronaldo Tembus €1,29 Miliar

Sepak bola masih menjadi olahraga terfavorit di dunia, dengan sekitar 4 miliar penggemar. Menurut data Sofascore  per 23 Oktober 2025, total kekayaan Cristiano Ronaldo mencapai €1,29 miliar. Angka tersebut turut menjadikannya atlet terkaya di dunia. Selain itu, Bloomberg melansir Ronaldo menjadi pemain bola pertama yang berstatus miliarder.

Di posisi kedua ada Lionel Messi. Jumlah kekayaan totalnya sebesar €598 juta. Pemain Inter Miami CF asal Argentina ini memiliki banyak kerjasama iklan. Perusahaan besar yang menjadi mitra termasuk Adidas, Apple, Stanley, Huawei, Lay’s dan Mastercard. 

Menyusul di urutan ketiga ada Neymar Jr. Total kekayaan pesepak bola asal Brasil ini sebanyak €230 juta. Ia berhasil mengantongi kontrak iklan dari brand ternama seperti Puma dan Red Bull.

Bintang Muda dan Senior Lengkapi Daftar

Di urutan keempat, ada Karim Benzema dengan total kekayaan €184 juta. Kylian Mbappé mengikuti di posisi kelima (€92 juta). 

Kemudian, Erling Haaland (€64 juta), Mohammed Salah (€55 juta), Vinícius Júnior (€51 juta), dan Kevin De Bruyne (€37 juta) menyusul. 

Robert Lewandowski menduduki posisi kesepuluh. Total kekayaannya sebesar €32 juta. Lewandowski juga berinvestasi di bidang real estate dan fitness.

Net Worth Mencakup Properti dan Investasi

Perlu dicatat bahwa data ini adalah data tentang jumlah total kekayaan (net worth) para atlet. Ini berbeda dengan gaji tahunan. Dilansir Sofascore (23/10/2025), Marcos Felipe, jurnalis olahraga, menjelaskan perbedaannya. “Total kekayaan tidak hanya melihat besarnya bayaran atlet tiap tahun,” kata Felipe. “Ini termasuk kepemilikan properti, investasi, dan keuntungan bisnis pribadi,” tambahnya. 

Kekayaan fantastis ini tidak hanya datang dari prestasi di lapangan. Sebagian besar kekayaan bersumber dari daya tarik komersial. Prestasi menjadi dasar. Namun, pendapatan iklan dan investasi memperbesar kekayaan mereka. Status mereka sebagai ikon global menjadi daya jual tertinggi.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa sepak bola modern adalah industri yang menggiurkan. Menjadi bintang global berarti membangun kerajaan bisnis. (*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin

Trending