By admin
24.11.25

Forbes Rilis Daftar Inovator Global 2025, Indonesia Tembus Peringkat Atas

Unilever Indonesia/bigAlpha.id

MAHAKAMA – Di tengah gemuruh perkembangan teknologi, perusahaan-perusahaan global terus berlomba menciptakan terobosan. Inovasi menjadi mata uang utama dalam dunia bisnis yang cepat berubah. Mereka yang mampu beradaptasi akan bertahan, sementara yang lain akan tertinggal.

Lantas, apa yang membuat sebuah perusahaan disebut perusahaan inovatif? Menurut majalah bisnis Amerika, Forbes, perusahaan inovatif adalah organisasi yang secara konsisten mampu menghasilkan produk, layanan atau proses baru yang berbeda. Mereka membaca kebutuhan pasar hingga menciptakan permintaan baru. Intinya, mereka selalu selangkah lebih maju dari para pesaing.

Forbes, merilis daftar perusahaan paling inovatif di dunia untuk tahun 2025. Daftar ini disusun berdasarkan innovation premium. Innovation premium merupakan selisih antara nilai pasar perusahaan dan nilai bisnis yang mereka miliki saat ini. Semakin besar selisihnya, semakin besar keyakinan investor bahwa perusahaan tersebut mampu menciptakan inovasi di masa depan.

10 Perusahaan Paling Inovatif di Dunia 2025

Di posisi pertama ada ServiceNow. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini fokus pada digital workflow automation. ServiceNow adalah perusahaan perangkat lunak berbasis cloud yang menyediakan platform bertenaga Artificial Intelegent (AI). Platform ini berfungsi mengotomatisasi dan mengelola alur kerja digital di perusahaan.

Urutan kedua ditempati Workday. Perusahaan ini merupakan pemimpin dalam solusi Sumber Daya Manusia (HR) dan keuangan berbasis cloud. Workday semakin kuat karena memanfaatkan AI. Mereka menggunakan AI untuk memprediksi kebutuhan tenaga kerja dan mengelola keuangan perusahaan.

Di peringkat ketiga ada Salesforce. Perusahaan ini adalah pionir cloud-based CRM yang terus berinovasi. Mereka berinovasi lewat teknologi AI untuk mendukung manajemen pelanggan.

Lebih lanjut, posisi keempat diisi oleh Tesla. Perusahaan ini masih mendominasi inovasi kendaraan listrik (EV), autonomous driving dan solusi energi terbarukan. Dikenal dengan mobil EV canggihnya, Tesla juga memiliki produk energi terbarukan seperti panel surya dan penyimpanan energi dengan Powerwall.

Sementara itu, Amazon berada di peringkat kelima. Amazon menjadi pemimpin global dalam e-commerce dan cloud computing dengan AWS. Amazon juga mengembangkan perangkat keras seperti Echo dan produk-produk lainnya. Produk-produk ini mengubah cara orang berbelanja dan menggunakan teknologi di rumah.

Di urutan keenam ada Netflix sebagai inovator di layanan streaming. Layanan ini menawarkan beragam film dan acara televisi. Produksi orisinal mereka mencakup berbagai genre dan tersedia dalam banyak bahasa secara internasional. Dunia kesehatan juga hadir melalui perusahaan Incyte, yang berada di posisi ketujuh.

Pada peringkat kedelapan terdapat Hindustan Unilever. Perusahaan ini mendorong inovasi berkelanjutan dalam produk konsumen. Dilanjut oleh Naver di urutan kesembilan. Naver adalah platform internet terbesar asal Korea Selatan yang kini fokus mengembangkan AI, termasuk HyperClova X.

Menutup daftar sepuluh besar adalah Facebook. Platform ini dikenal sebagai pionir digital dan terus berinovasi dalam fitur sosial berbasis teknologi baru.

Kebanggaan Indonesia di Kancah Global

Menariknya, daftar perusahaan inovatif ini mencantumkan satu perusahaan dari Indonesia. Perusahaan tersebut adalah Unilever Indonesia, yang berada di posisi ke-12 dunia.

Kehadiran perusahaan Indonesia dalam daftar global ini memberikan kebanggaan. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dari dalam negeri semakin diakui dunia. Posisi ini menempatkan Unilever Indonesia di atas banyak perusahaan multinasional lain.

Daftar ini mengingatkan bahwa inovasi bukan hanya tentang teknologi canggih. Inovasi juga tentang kemampuan perusahaan membaca kebutuhan konsumen. Perusahaan harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Perusahaan yang inovatif adalah perusahaan yang memiliki visi masa depan yang jelas. Mereka mampu mengubah visi tersebut menjadi nilai nyata bagi para investor dan konsumen. (*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin

Trending