By admin
25.10.23

Didukung oleh lokasi dan kondisi alam, Kecamatan Samboja Berpotensi Menjadi Penghasil Ikan dan Rumput Laut Terbesar di Kukar

Damsik
Damsik

Mahakama.co.id – Karena Mayoritasnya yang merupakan daerah pesisi yang berbatasan langsung dengan laut, membuat Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki potensi besar untuk menjadi daerah penghasil ikan laut dan rumput laut terbesar di Kukar.

Jika dikelola dengan benar, maka hasil laut dari daerah tersebut, baik dari hasil nelayan maupun pembudidayaan rumput laut tentulah dapat dijadikan komoditi andalan masyarakat semboja dan sekitarnya.

Seperti yang dijelaskan oleh Camat Samboja, Damsik, bahwa hampir semua kelurahan dan desa di wilayahnya berada di bibir pantai. Mulai dari Kelurahan Tanjung, Kelurahan Kuala, Pamedas, hingga Muara Sembilang yang merupakan wilayah pesisir.

“Mulai dari Kelurahan Tanjung, Kelurahan Kuala, Pamedas, sampai ke Muara sembilang itu semua di bibir pantai dan penghasil ikan yang terbesar di daerah-daerah itu, termasuk juga pembudidayaan rumput laut,” ujar Damsik, Selasa 24/10/ 2023.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar tahun 2021, Kecamatan Samboja menyumbang produksi ikan laut terbesar di Kukar yaitu sebanyak 11.475 ton atau sekitar 26% dari total produksi ikan laut Kukar.

Selain itu, Samboja juga menjadi sentra budidaya rumput laut terbesar di Kukar dengan produksi mencapai 903 ton pada 2021 atau sekitar 49% dari total produksi rumput laut Kukar.

Dengan demikian, sektor kelautan dan perikanan menjadi andalan utama perekonomian masyarakat di Kecamatan Samboja. Mayoritas masyarakat di sana yang bekerja sebagai nelayan tangkap ikan atau pembudidaya rumput laut mendukung hal itu.

Selain di pesisir laut, sektor perikanan di Kecamatan Samboja juga potensial dikembangkan di sejumlah waduk atau danau. Salah satunya adalah Waduk Karya Jaya di Desa Karya Jaya yang saat ini dimanfaatkan untuk perikanan dan pertanian warga.

“Di situ wilayah hijau dan masyarakat menggunakannya untuk bertani. Sampai hari ini, masih menjadi PR untuk mempertahankan wilayah waduk itu karena sekarang maraknya penambang-penambang ilegal,” ujar Damsik.

Untuk menjaga kelestarian waduk sebagai sumber air dan perikanan, Camat Samboja telah menginstruksikan perangkat desa dan warga setempat agar segera melaporkan jika menemukan aktivitas penambangan liar. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bahu membahu menjaga waduk dari ancaman kerusakan.

“Saya sudah menginstruksikan kades dan warga-warga di situ, jika ada penambang-penambang maka tolong sampaikan ke saya secepatnya,” imbuh Damsik.

Dengan keunggulan sumber daya alam di wilayah pesisir dan waduknya, Kecamatan Samboja memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Hal ini perlu didukung upaya pelestarian lingkungan dan penerapan teknologi budidaya yang ramah lingkungan agar lestari dan berkelanjutan. (Hms/Adv)

Trending